You are here:  / Buletin Scienta / Menjadi Mahasiswa Tidak Biasa Ala Andi Sulistyawan

Menjadi Mahasiswa Tidak Biasa Ala Andi Sulistyawan

Menorehkan prestasi juga merupakan salah satu bentuk kecintaan mahasiswa terhadap tempat dimana ia menuntut ilmu. Saat seorang mahasiswa berprestasi, berarti ia telah mengharumkan nama kampusnya; khususnya Fakultas dimana ia menuntut ilmu. Lalu bagaimana perjalanan panjang nan bersejarah Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Sarjana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2016, Andi Sulistyawan, menorehkan prestasi di tingkat fakultas hingga ranah Internasional?

Prestasi-Prestasi Apa Saja Yang Pernah Ditorehkan Saudara Andi Sulistyawan?

Selama semester 1 hingga semester 3, saudara Andi Sulistyawan memfokuskan diri untuk mengurus berbagai kegiatan di Himpunan Mahasiswa Fisika (HIMAFIS). Baru kemudian pada semester 4 saudara Andi memang berencana untuk fokus berkarya. Adapun event pertama yang mulai diikuti olehnya adalah International Conference Call Paper yang diadakan oleh PPI Hokkaido, Jepang. “Itu adalah paper yang pertama kali saya tulis. Paper yang saya tulis saat itu bertema tentang sosial, yaitu Bagaimana strategi bertahan hidup (Survival Strategy) para pemulung di . Saya juga mengajak teman-teman saya dari Jurusan Sosiologi untuk membuat paper itu.” Singkat cerita ternyata saat mengajukan abstrak tim saudara Andi beserta rekan-rekannya dinyatakan lolos, sehingga diundang untuk presentasi disana. Oleh karena itu, akhirnya saudara Andi beserta rekan-rekannya satu tim mencoba mengajukan berbagai pembiayaan untuk ke Jepang. Dimana salah satunya adalah mengajukan ke Kemendikbud. Namun, setelah melalui proses yang panjang ternyata pengajuan pembiayaan ditolak oleh Kemendikbud. Kemudian mencoba mengajukan ke berbagai lembaga lain, tetapi tidak membuah hasil. Pada akhirnya, tim yang beranggotakan 5 orang tersebut, dimana termasuk saya didalamnya memutuskan untuk tidak berangkat ke Jepang dikarenakan masalah dana.

Selanjutnya, 3 hari kemudian saudara Andi mendapatkan informasi bahwa paper yang diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fisika Universitas Hassanudin (UNHAS) Makasar dinyatakan lolos. “Jadi, pada saat itu saya dihadapkan pada 2 pilihan yang cukup sulit, yaitu berangkat ke Makasar dengan peluang juara dan didanai oleh UNS atau berangkat ke Jepang dengan biaya pribadi, dimana akhirnya saya memutuskan untuk mengambil opsi pertama, karena untuk opsi kedua terlalu riskan” tutur Andi. Pada akhirnya, saudara Andi dan satu tim dari Jurusan Fisika berangkat ke Makasar dan dinyatakan sebagai juara pertama. Dimana menurutnya itu adalah kemenangannya pertama kali.

Satu bulan kemudian, saudara Andi melakukan apply karya tulis ke sebuah lomba bernama U-Read Paper Competition di Universitas Sriwijaya Palembang. Kala itu dengan membawakan judul “Multifunction Solar Charger Bag (MuSCha) sebagai Tas yang dapat Mengisi Ulang Baterai Handphone Bersumber Cahaya Matahari” yang dinyatakan lolos ke babak 20 besar. Kemudian, Andi bersama rekan satu tim mengajukan pendanaan, dan disaat di Palembang akhirnya satu tim tersebut membawa pulang hadiah juara kedua.

Sejak saat itu Andi Sulistyawan mempunyai cita-cita dimana ia ingin mengunjungi pulai besar di Indonesia. Kali itu, dia bersama rekannya dari Pendidikan Fisika melakukan kompetisi di UNSOED dengan produk karya “Inovasi Sol Sepatu Penghasil Listrik dan Penghitung Langkah yang Anti Bau” yang kembali menyabet juara satu. Kemudian di UNEJ mengikuti event bidikmisi nasional di UNEJ dan karyanya kembali dinyatakan juara pertama. Lalu pada bulan Desember lalu, kembali mengikuti lomba yang diadakan Lembaga Dakwah Kampus di UNDIKSHA dengan didanai secara penuh oleh UNS dengan membawakan karya “Batik Thermo Powerbank (BatBank) sebagai Inovasi Powerbank dengan Memanfaatkan Energi Panas Buangan menjadi Energi Listrik” dan kembali lagi membawa pulang juara pertama.

Awal tahun 2016, Andi Sulistyawan diumumkan sebagai perwakilan Mawapres Fisika dalam pemilihan Mawapres FMIPA. Dimana akhirnya Andi Sulistyawan dinobatkan sebagai Mawapres Sarjana FMIPA UNS 2016. Saudara Andi berprinsip semua itu harus direncanakan, seperti dirinya yang sudah lama merencanakan hal ini.

Tips Menjadi Mahasiswa Tidak Biasa Ala Andi Sulistyawan

    Sebagai seorang mahasiswa tentu mempunyai banyak hal yang dapat dilakukan untuk membanggakan tempat menuntut ilmu yang dia tempuh. Andi Sulistyawan sebagai mahasiswa yang tak henti-hentinya menorehkan prestasi mempunyai tips agar menjadi mahasiswa yang tidak biasa, yaitu :

  • Merencanakan

Rencana itu penting, apabila tidak merencanakan maka kita akan terombang-ambing dan waktu akan terbuang sia-sia. Jadi sebaiknya mulai dari sekarang berusahalah untuk merencanakan untuk yang sekarang dan kedepannya.

  • Ambil Kesempatan

Banyak sekali informasi tentang kompetisi, tetapi sedikit sekali yang mau membaca dan mengambil partisipasi/bagian. Maka disini saatnya kita mulai mengambil kesempatan, berani mencoba untuk mengikuti suatu kompetisi, meskipun tidak jarang kita tidak yakin terhadap ide kita/ kemampuan yang kita miliki. Karena kebanyakan orang tidak percaya terhadap diri mereka dan potensi mereka sendiri.

  • Berjuang dan Berkorban

Dimana setiap perjuangan itu tidak mudah, pasti ada pengorbanan dibalik kesuksesan yang diraih. Seperti apa kata Dahlan Iskan “Setiap orang mempunyai jatah gagal untuk sukses. Hanya kadarnya yang berbeda-beda. Maka habiskanlah jatah gagal kalian dengan terus mencoba dan berusaha.”

  • Manajemen SKS

Lakukan manajemen SKS selama kuliah, ambil sebanyak-banyaknya SKS pada semester awal. Kemudian semester selanjutnya turunkan beban SKS dan mulai mengemban amanah diluar bidang akademik, sehingga hasil soft skill kita dapat meningkat. Ingat HANYA JUMLAH SKS YANG DITURUNKAN, BUKAN PRESTASI AKADEMIK.

  • Berani Ambil Resiko

Menurut Andi Sulistyawan untuk menjadi “mahasiswa tidak biasa” maka harus berani ambil resiko. Jangan mengambil jalur yang sama dengan orang yang tidak berani mengambil resiko. Orang-orang hebat seperti Pak Anies Baswedan, Pak Dahlan Iskan, dll merupakan orang yang menggunakan jalur mereka sendiri tanpa mengikuti jalur yang sama dengan orang lain yang terlalu takut dengan resiko. Hal tersebut mungkin cukup berat, tetapi kita memiliki waktu 24 jam, kurangi waktu luang dan manfaatkan untuk melakukan hal-hal yang tidak biasa. Mungkin orang lain dapat tidur 8 jam, sementara kita mungkin cukup dengan 4 jam. Mungkin orang lain pada hari minggu berpergian, sementara kita mengerjakan tugas-tugas akademik. Karena pada dasarnya selalu ada yang harus dikorbankan untuk mengambil suatu resiko yang dapat membuat kita menjadi “MAHASISWA YANG TIDAK BIASA”.

Sebagai mahasiswa jadilah mahasiswa yang luar biasa. Jadilah orang yang mau dan mampu mengambil sesuatu yang orang lain tidak mampu untuk mengambilnya. Ada quotes untuk rekan semua “Ambil momentum, ubah potensi menjadi prestasi,” tutur Andi Sulistyawan. Dimana setiap diri kita punya potensi dan punya mimpi, yang dapat membedakan hanyalah nyali. Maka apabila kita ingin mimpi kita menjadi kenyataan, maka kita harus punya nyali untuk bergerak, berjuang dan mengambil resiko. Maka kita harus menjadi mahasiswa luar biasa yang bisa bekerja keras terhadap diri sendiri, yang berani mengambil resiko dan berani bersusah payah demi mencapai apa yang kita inginkan.

(Dreamcatcher).

Sebarkan!

LEAVE A REPLY

Your email address will not be published. Required fields are marked ( required )

KESEKRETARIATAN

Kesekretariatan LPM SCIENTA FMIPA UNS beralamat di Gedung UKM FMIPA UNS lt. 2 Jln. Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Jebres, Surakarta (57126)

KONTAK KAMI

Terhubung dengan kami di sosial media bawah ini:
Atau email : lpmscientauns@gmail.com

KONTAK PERSON

Kontak person LPM SCIENTA FMIPA UNS :
  • Saras 08572868-5645 (Pimpinan)
  • Naura 081286086115 (Redaksi)
  • Isma 087735156155 (Humas)

KRITIK DAN SARAN

Apabila anda mempunyai pertanyaan, kritik, serta saran untuk LPM SCIENTA FMIPA UNS bisa langsung mengakses formulir di bawah ini :
Klik Formulir Kritik dan Saran