You are here:  / Uncategorized / Suara mahasiswa : FASILITAS SAMA SPP BERBEDA ??

Suara mahasiswa : FASILITAS SAMA SPP BERBEDA ??

Menurut Surat Edaran Dirjen Dikti no. 97/E/KU/2013: Permintaan Dirjen Dikti kepada Pimpinan PTN untuk menghapus uang pangkal dan melaksanakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa baru program S1 reguler. Dan Universitas Sebelas Maret Surakarta sudah melaksanakan permintaan Dirjen Dikti tersebut dari tahun ajaran 2012/2013 lalu.

Uang Kuliah Tunggal (UKT) di maksudkan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan para mahasiswa pada awal tahun pertama, sistem aliran dana pendidikan lebih mudah di kontrol dan biaya studi mahasiswa akan selalu sama di setiap semesternya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendibud) , M. Nuh mengatakan, UKT akan meringankan mahasiswa (kompas, 8/2). Menurutnya biaya yang di bebankan kampus kepada mahasiswa terlalu banyak. Selama ini, selain biaya kuliah semesteran, mahasiswa juga masih harus membayar berbagai sumbangan seperti pembangungan, praktikum dan sebagainya. Pembantu Dekan III juga menambahkan bahwa Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga sangat meringankan mahasiswa dalam biaya pendidikannya.

Jika dilihat secara cermat, penerapan UKT sebenarnya tak jauh beda dari pembiayaan sebelumnya. Biaya UKT dihitung dari total biaya yang dibutuhkan mahasiswa selama pendidikan. Itu sama halnya mahasiswa membayar SPP dan sumbangan-sumbangan lainnya. Hanya saja dilakukan secara menyeluruh. Masyarakat Indonesia sangat bervariasi dalam tingkat ekonomi. Jika nominal UKT disamaratakan akan terjadi masalah besar. Kebijakan penerapan UKT untuk PTN justru menguntungkan ma-syarakat menengah ke atas. Mahasiswa dari kalangan tidak mampu akan membayar biaya kuliah yang sama dengan mahasiswa menengah ke atas. Hal ini justru tidak adil dan memberatkan masyarakat yang tidak mampu.

Jika yang terjadi seperti itu, UKT justru tidak sesuai dengan apa yang diamanatkan Undang-undang Pendidikan Tinggi (UUPT). Pasal 74 ayat 1 menyebutkan, PTN wajib mencari dan menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi tetapi kurang mampu secara ekonomi minimal 20% dari seluruh mahasiswa baru di semua prodi. Penerapan UKT justru bertolak belakang dari komitmen itu.

Jadi apakah UKT itu lebih memberatkan dari pada uang SPP sebelumnya?

“Memang UKT itu terlihat lebih ringan dari pada harus membayar uang muka di awal tahun perkuliahan, tetapi pada dasarnya UKT tersebut jumlah yang di bayarkan selalu sama setiap semesternya. Seharusnya dengan dilaksanakannnya UKT tersebut harus diiringi dengan fasilitas yang memuaskan para mahasiswa” ujar Laudy salah satu mahasiswa dari jurusan fisika angkatan 2011.

(RR)

Sebarkan!

KESEKRETARIATAN

Kesekretariatan LPM SCIENTA FMIPA UNS beralamat di Gedung UKM FMIPA UNS lt. 2 Jln. Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Jebres, Surakarta (57126)

KONTAK KAMI

Terhubung dengan kami di sosial media bawah ini:
Atau email : lpmscientauns@gmail.com

KONTAK PERSON

Kontak person LPM SCIENTA FMIPA UNS :
  • Saras 08572868-5645 (Pimpinan)
  • Naura 081286086115 (Redaksi)
  • Isma 087735156155 (Humas)

KRITIK DAN SARAN

Apabila anda mempunyai pertanyaan, kritik, serta saran untuk LPM SCIENTA FMIPA UNS bisa langsung mengakses formulir di bawah ini :
Klik Formulir Kritik dan Saran